Search Blog

Showing posts with label Song. Show all posts
Showing posts with label Song. Show all posts

Sunday, April 17, 2011

  

Siang dan malamku kini menjadi satu
Terasa sedihku bila tiada mu
Apakah ini dinamakan cinta mu
Menjadi aku yang punya


Apakah kau dah tak sepertiku
Rasa hari-hariku tak menentu
Bagaikan lilitan terikat di jantungku
Terasa sungguh

Chorus
Aku rindu sayang kamu
Matamu aku cinta kepadamu
Sayang kamu

Apakah kau rasa sepertiku
Rasa hari-hariku tak menentu
Bagaikan lilitan terikat dijantungku
Terasa sungguh

Ulang Chorus 3x

Wednesday, February 2, 2011

Jln - Jln!

Hari cukup indah wt diriku!

wa pergi JUSCO dgn makwe abg aku adik aku!

Jusco , Desa Terbau , Johor

pastu maen game kt
Smart World Wonder

pastu jln2 kt jusco.....

Akhir sekali , pergi McDonals Pandan (sebelah Smart)
I Lovin't <3

Then balik rumah.....
rumahku syurgaku....jenjenjen....

smpai di sini je laa acol nk post byee...










Alif Satar - Cukup Indah

Monday, December 20, 2010

Duta&Baizura - Cinta Antara Kita (OST Dunia Baru The Movie)



Duta:
Sejak dari dulu
ku menyintaimu
kau tahu begitu namun kau berpura
ku masih teringat kau peluk diriku
yang telah membuat ku menyintai mu

Sudah berapa lama
diriku ini
tak bertemu mu
mungkin ku harap jua
kau merindu ku
sebagaimanaku rinduimu

Duta:
Cinta antara kita
tiada penghalangnya
walau akhir usia
ku menyinta dirimu
ku hanya menunggu mu
menyata kau cintaku
ku kan berjanji
menyintamu syg….

Baizura Kahar:
Setelah kau pergi jauh dari sisi
tiada ku cinta selain dirimu
ku ingin bersama dgnmu selamanya
walaupun sehingga ke akhir nyawa
mungkin kau tak mengerti
maksud ku dulu pada dirimu
kiniku kan menyinta dirimu itu sehingga ke akhir waktu

Baizura Kahar:
cinta antara kita
tiada penghalangnya
walau akhir usia
ku menyintai dirimu
ku hanya menunggu mu
menyata kau cintaku
ku kan berjanji
menyintamu sayang….

Duta:
sudah berapa lama
diriku ini
tak bertemu mu

Baizura Kahar:
mungkin ku harap jua
kau merindu ku
sebagaimanaku rindumu

Duta:
Cinta antara kita
tiada penghalangnya
walau akhir usia
ku menyinta dirimu

Baizura Kahar:
Hanya menunggu mu
menyata kau cintaku
ku kan berjanji
menyintamu sayang….

Duta and Baizura Kahar:
cinta antara kita
tiada penghalangnya
walau akhir usia
ku menyintai dirimu
ku hanya menunggu mu
menyata kau cintaku
ku kan berjanji
menyintamu syg…
ku kan berjanji
menyintamu syg...

Thursday, December 16, 2010

Know No - Akhir Cinta Liya



bertemu semula dgn liya,
gdis idamanku zaman remaja,
setelah lama tpsah tak ku sangka btemu jua,
akan ku hargai nikmat cinta,
jika d takdirkan kta bsama,
pdamu kuserah jiwa seharum mawar untukmu liya...

dikota indah,mentari diufuk jingga,
ku terima panggilan sblum purnama menjelma,
entah dimana,suara lembut pernah ku dgr,
lantas tiba2 hatiku mula berdebar,hai nak tumpang tnya,
nombor ini siapa yg punya,terus dia pknalkan diri sbgai liya,
ya tuhan!adakah doaku Kau perkenankan,
utk btemu liya bgiku ke ajaiban,wei knapa diam,
can i speak to nono,
atleast ckap manalah tau mybe tersalah nombor,
sah memang benar dia adalah liya,
tak terasa d p.p ku menitiskan air mata,yes im nono,
and im the one that u looking 4,
how amazing that we meet again after a years ago,
liya menjerit mangis tlalu gmbira cinta yg lama tpsah kini bersua..

tak ku sangka,kita berdua bertemu,di sini,
setelah berpisah tak jemu menunggu, menanti
kau masih yang dulu seayu puteri kayangan,
ingin hidup bersamamu walau sekadar bayangan,
kau untukku,dan cintaku hanyalah milikmu,
setiap ruang di hatiku tulis hanyalah namamu,
bagai pengembara tersesat di hutan yang gelap,
kaulah rembulan menerangiku setiap saat,
kau sentuh bibirku pintaku berhenti memuji,
................................lerat ku tangis tak henti2,
ku tanya mengapa kau patut rasa gembira,
mungkin sudah ditakdirkan jodoh di antara kita,
kau angkat kepalamu renung tepat ke mataku,
air mata berlinangan lalu kau usap rambutku erh,
sebentuk cincin tersarung di jari manisnya,
ku hanya mampu tersenyum menangis tak berair mata...

dan hari itu aku baca puisi di depan nya,
puisi yang pernah lahirkan rasa cinta kami berdua,
masihkah kau ingat kita pernah lafazkan janji?,
kan setia bersama berdua hingga ke mati,
dan mengapa kini kau khianati janji kita?
betapa ku di sini menanti penuh setia,
kau kata ha?maafkan aku ku tak sanggup menunggu,
dan ku fikir kita tak mungkin lagi kan bertemu,
tak mengapa liya,mungkin itu bukanlah salahmu,
namun apa yang pasti kau bukanlah lagi milikku,
satu yang ku pinta jangan pernah ingat kan aku,
ku mahu kau bahagia dan setia pada cintamu....

Wednesday, December 15, 2010

Know No - Kisah Cinta Liya



Dengarkanlah kisah cinta Lia,
Gadis idamanku zaman remaja,
Jalan nyata semanis cinta biasa,
Namun akhirnya terus berbunga,
Cinta lahir dari rasa benci,
Cinta lahir dari sebuah puisi.
Namun kisah tak kekal selamanya,
Cuma ia sewaktu remaja,

Mentari cerah beralun kicauan burung meriah,
Aku teringat indahnya zaman sekolah,
Di sana terlihat sekumpulan gadis popular,
Di atas anjung pula terlihat kumpulan gangster,
Hari pertama biasa hari kenalan,
Sorang perseorangan nama diperkenalkan,
Terdapat ramai gadis manis dalam kelasku,
Bagai sekumpulan ratu cantik sedang beratur,
Mata lekat pada sorang gadis bernama Lia,
Ramai jejaka di sekolah gaduh rebutkan dia,
Tahunya begitu aku terus buang harapan,
Tak mahuku jadi mangsa pukul kerna perempuan,
Namun terkejutku dengar cerita yang telah tersebar,
Lia terpikat padaku inginku jadi pacar,
Tiba-tiba Tina kata jangan terus percaya,
Lia Cuma tunjuk dia boleh pikat semua jejaka,,,
c/o


Dengarkanlah kisah cinta Lia,
Gadis idamanku zaman remaja,
Jalan nyata semanis cinta biasa,
Namun akhirnya terus berbunga,
Cinta lahir dari rasa benci,
Cinta lahir dari sebuah puisi.
Namun kisah tak kekal selamanya,
Cuma ia sewaktu remaja,


Sah memang benar,
Lia dah dicabar,
Kalau dapat aku dalam satu minggu menang besar,
Kalau kalah,
Lia kena hukum,
Beli makanan untuk kawan-kawan sedia maklum,
Dan hari Isnin,
Lia mulakan strategi,
Dia Cuma ada masa dalam 5 hari,
Lia dekat padaku,Duduk di sebelah,
Minta aku tulis puisi untuk letak dalam majalah,
Aku kata boleh saja sambil beri muka selamba,
Esok hantar kalau idea sudah ada,
Loceng pun berbunyi,
Lalu aku terus beredar,
Tinggalkan Lia di belakang dengan muka kecewa,
Tinggal satu hari,
Godaannya takku layan,
Lia putus asa dan tunjukkan muka bosan,
Lia kata tak pernah dia jumpa orang sepertiku,
Sombong mengada-ngada jual mahal nanti tak laku,
c/o

Dengarkanlah kisah cinta Lia,
Gadis idamanku zaman remaja,
Jalan nyata semanis cinta biasa,
Namun akhirnya terus berbunga,
Cinta lahir dari rasa benci,
Cinta lahir dari sebuah puisi.
Namun kisah tak kekal selamanya,
Cuma ia sewaktu remaja,



Dan hari itu aku hantar puisi di mejanya,
Puisi tentang cinta yang bukan mainan semata,
Di situ ku tulis bahawa aku tahu niatnya,
Namun tetapku luahkan rasa cintaku padanya,
Lia mula sedar,Dan memohon maaf padaku,
Tapi dalam mainan dia benar cinta padaku,
Cuma terlalu payah egonya untuk mengaku,
Tapi ku tak kisah,
Yang berlalu biar berlalu,
Yang pasti cinta kami mula bersemi,
Ponakan asmara disirami setiap hari,
Ramai tak percaya,Nyata Lia telah berubah,
Perubahan dari gadis terpopular dalam sekolah,
Dia serahkan cintanya cuma hanya untuk diriku,
Lalu ramai rasa benci ramai juga rasa cemburu,
Budak lapor kami berduaan di tempat sunyi,Hingga kami dibuang sekolah,
Dan tak pernah jumpa lagi.


Dengarkanlah kisah cinta Lia,
Gadis idamanku zaman remaja,
Jalan nyata semanis cinta biasa,
Namun akhirnya terus berbunga,
Cinta lahir dari rasa benci,
Cinta lahir dari sebuah puisi.
Namun kisah tak kekal selamanya,
Cuma ia sewaktu remaja,